Ardy Nurdin / January 24th, 2009 / 10:31 pm
Malam ini, setelah aku seharian mengedit video-video koleksi Jikustik yang tersisa aku tiba-tiba merasakan kesendirian yang mencekam.
Ya, aku merasa sepi.
Aku kembali melihat wajah para pejuang-pejuang yang telah menemani hidup kami sekian lama. Aku melihat mereka tertawa, aku melihat mereka bahagia. Satu persatu mereka memang telah pergi, menempuh medan pertempuran hidup yang tiada berkompromi. Kami berpisah karena urusan dunia, karena karir, karena perut, karena sebuah ambisi, dll.
Pak Ben, manager kami yang dulu sangat gigih memperjuangkan kami, sekarang menjadi pebisnis laundry (semoga Tuhan memberi rejeki yang lancar pak).
Dhani, road manager kami tercinta, yang dulu selalu menemani kami sekarang telah mempunyai usaha EO dan rental mobil sendiri (God bless you).
Iwan, stage manager pendiam tapi pekerja keras ini sekarang Insya Allah akan menjadi pegawai negeri di Riau sana (hai orang panjang, aku harap kamu bahagia ☺).
Aris, crewnya Pongki yang mirip Bruce Lee ☺ sekarang sedang mengadu nasib kerja di salah satu provider telepon di Jogjakarta (ris, good luck ya).
Deni Tulang, aku kehilangan anak ini sudah lama (dimana dirimu berada den?).
Antok, crew drum yang banyak ceweknya ini ☺ sekarang bisnis rental mobil dengan kakaknya (sukses selalu untukmu).
Ook, si mungil gendut crew gitarku ini sekarang mengadu nasib di Samarinda kalau ga salah (aku akan seneng banget kalau kamu kasih kita kabar ok).
Ginting, si anak doyan ngomong tapi asik ini adalah bagian merchandise kami. Dia selalu menyemangati kami dengan bahasanya yang ga pernah habis-habis kosa katanya hehe. Sekarang di Samarinda dengan keluarganya. (hai Tori, kapan kau ke Jogja lagi? Kita ke angkringan lagi? ☺).
Upek Sondanix, sound engineer kami ini sekarang ada di New York mengadu nasib entah dengan cara apa. (kalau kamu baca ini, tolong pm aku via YM ya pek).
Bengkong, penjaga kantor kami sekarang jadi penjaga kantor salah satu perusahaan pialang di Jogja (aku yakin kapan-kapan kamu bisa margin in sendiri kong ☺).
Itulah beberapa yang aku ingat, yang lain sebagian masih bersama-sama kami saat ini.
Satu persatu kami terpisah, terbelah, dan saling menghilang. Aku dan 4 personil yang lain juga sudah terlalu sibuk dengan target band dan pribadi. Kebahagiaan yang dulu ada sepertinya belum pernah terulang lagi sampai saat ini. Saat ini yang aku rasakan hanyalah kerja dan kerja, target dan target.
Hai, kemanakah engkau wahai bahagia? Dimana engkau gerangan bersembunyi? Mengapa kami yang kau hindari? Salahkah kami? Atau memang sudah waktunya kami harus begini?
Bertahan adalah motto Jikustik, buktinya hingga saat ini kami masih berhasil mempertahankan 5 orang personil band yang hampir semuanya keras kepala minta ampun ini. Tapi aku merasa gagal mempertahankan pasukan perang yang telah mengiringi kami selama ini, entah karena kami ataupun karena masalah pribadi masing-masing.
Jujur…. Aku kangen kalian semua.
Jujur…. Aku ingin bersama lagi seperti dulu.
Jujur…. Aku merasa semua orang telah sendiri ditengah-tengah target dan keparatnya industri ini.
Siapa yang menemani? Siapa yang ditemani? Menurutku semuanya sendiri….
Alangkah bahagianya jika di ulang tahun Jikustik yang ke-13 nanti (26 Februari 2009) kita bisa bertemu dan tertawa bahagia lagi.
Hmmm… I miss u guys.
Beranda »
![]()
Carolus Liberianto — Mar 4, 2009 Akhirnya Datang Juga…!!!
![]()
Ardy Nurdin — Feb 10, 2009 J-Rock Tertipu Wanita Peranakan Jawa
![]()
Ardy Nurdin — Jan 24, 2009 I Miss U Guys
![]()
Carolus Liberianto — Jan 23, 2009 Jogja di Malam Hari
![]()
Ardy Nurdin — Jan 23, 2009 Tips Membuat Sebuah Lagu
Bos…. koq gua ngga disebut…. he.3x
sukses buat kalian smua
hhmm..baca tulisan ini membuatku juga mengingat masa dulu ketika aku baru mengenal jikustik…
pak ben yang baek bgt balesin sms, walopun dia bukan manajer fans.
mas bolly yang setia dengerin ocehanku ketika aku sering nelpon kantor jikustik dulu yang di purwanggan..
mas ginting yang ngajakin aku sm temen2 untuk 1 mobil dgn jikustik pas show salam lebaran di palembang..
mas dhani yang emang mirip bams samsons..
mas anto, bang iwan…
huh..kmn mereka?.bisakah mereka hadir sekedar melepas kangen pas ultah jiks 26 feb mendatang??..
aku tunggu postingan berikutnyaaa….
see you…
meski hanya lewat dunia maya…
keep contact bro… ;p
hey.. mz dadi…
my name is epit, n i’m your fans..
salam kenal ya.. mz…
mz.. mungkin kamu ga’ pernah kenal ma Q.. tapi Q pernah menjadi seseorang yang deket sama salah satu yang di tulis diatas (bolly/bengkong).
selama 3tahun Q dah ga’ pernah kontak dy, karena da something yg mnyebabkan Q kecewa ma dy..
sekarang ju2r Q kangen ma dy, guyonan dy, ndutnya dy, ceramahnya dy, & evrything about him..
kalo U baca blog-mu.. pliz Q minta alamt ato no. hp yg bisa dihubungi.. Q cuma mo minta maaf ja ma dy.. makasih…
hello.. mz..
mungkin Q bukan fans yg lainnya yg mungkin bersorak-sorak memanggil namamu ato personel jikustik lainnya, tapi Q hanya bisa mendengar lagu kalian yg selalu menemaniku setiap q mgerjakan ssuatu.. Q ga’ berharap bisa bertemu kalian, Q cuma minta kalian tetap eksis di dunia musik karena masih banyak orang yg mengagumi n menunggu karya kalian sama sepertiQ..
Q ga’ bisa berbuat apa2 cuma mengatkan… you all the best… semangat….
A ga’ minta apa2…
i just kalian semua membaca my comment n membalasnya… thaengz…
happy birthday… jikustik……
ultah ke-13 ga’ nyangka sungguh band yang luar binasa.. (ups… luar biasa…)
i hope kalian semua tetep eksis sebagai personel jikustik… n selalu menunjukkan karya2 terbae’ kalian…
i hope kalian semua selalu berdiri dengan nama jikustik…. duduk dengan nama jikustik… tawa dan nangis dengan nama jikustik… berbaring dengan nama jikustik…
miss u all…
komentQ kok ga keluar ya….
Ga pnya e
mas Dhany..yang kemaren masuk termehak-mehek hik..hik..hik… Pak Be,pripun kabare?….mas Oo’….mas Bengkong endi pop ice ku?…he.he..he…
mas Dadik seng sering gonta-ganti no.
mas Dadik no e seng anyar kirim ke neng hp ku ya